Postingan

SIBOTO SURAT MANANG SIULA NATARSURAT ?

Gambar
MANGULAHON HATA NI DEBATA ________ Mulak jo hita tu sejarah Jahudi hatiha i na tarbagi 3 punguan/ kelompok/ faham/ pangalapation tu Patik (Torah) dohot Natarsurat i : 1. Saduse/Saduki Molo niterjemahon tu bahasa partingkian on Saduse ima pande hata ni natarsurat i secara tekstual/leterleit. Ido asa didok nasida siboto surat alai bangkol mangulahon. 2. Parise/Farisi On ma kelompok na pande manafsir, pahembanghon jala padomudomu isi ni natarsurat i. Type kelompok on didok ma i Ahli tafsir ima manguhal unok na adong di hata na tarsurat i alai bangkol mangulahon. 3. Eseni Kelompok on ima na so sarombang tu saduse dohot parise jala nasida pasiding dirina do sian inganan ni angka saduse dohot parise. Tardok ma Eseni on siula na tarsurat i/pelaku firman. Sian na tolu kelompok on boe ma antusanta : ringkot do pande natarsurat i/alkitabiah, copy paste and share ayat alkitab dohot pahembang²hon/ahli tafsir alai narumingkot ima mangulahon hata ni natarsurat i. Tarlumobi di Huria GPKB ima di angka...

KAMPUS STT dan BUS STT

Gambar
  KAMPUS STT dan BUS STT (Tulisan singkat  ketika di Loket STT Menuju Kampus STT ) Oleh : Kristofel dBm Sianipar ......... Dari defenisi dan cara kerja memang kedua STT diatas tidaklah dapat diperbandingkan. Sekolah Tinggi Teologi (STT) sebagai tempat menuntut ilmu tentang Tuhan (Theos), sementara Sumatera Tapanuli Transport (STT) adalah Salah satu Kendaraan Umum yang beroperasi di wilayah Sumatera Sekali lagi Kedua STT diatas tidak untuk diperbandingkan, namun muara dari keduanya adalah PELAYANAN.  STT yang satu melayani di gereja maupun instansi gerejawi dan non gerejawi dan STT yang satu lagi melayani penumpang dari loket ke loket yang lain Membawa orang dari ketidaktauan tentang Tuhan menuju pengetahuan yang benar adalah substansi dari belajar ilmu teologi bukan justru membodohi masyarakat ataupun jemaat dengan nuansa teologi atau sesuatu yang kesannya berkaitan dengan Tuhan misalnya: ayat alkitab, aksesoris maupun pola bicara dan gaya hidup saleh lainnya Kita tau bah...

KETIKA ADVENT – NATAL HANYA SEKEDAR LATAH LATAHAN DI GPKB

Gambar
  KETIKA ADVENT – NATAL HANYA SEKEDAR LATAH LATAHAN  DI GPKB Dilema GPKB saat ini adalah : Ketika kelompok yang memegang legal formal tapi antipati bahkan takut duduk bersama dengan mereka yang dituduh MAKAR. Lalu jika di masa-masa peringatan Advent dan Natal saja kita masih  mengeraskan hati dengan stereotipe "hami do na sintong" lalu tahu apa kalian soal Makna Advent dan Natal itu sendiri ? Bukan kah dengan peringatan peristiwa Kelahiran-Nya mengingatkan kita bahwa Dia yang Mulia dan dimuliakan merendahkan diri agar kita setara dengan kemanusiaannya, lalu kenapa anda menjadi Tuhan ? Karena jubah hitam mu? Karena sebutan Ephorus & sekjend yang disematkan kepada mu? Karena surat Kemenhumkam ditangan mu? Karena surat pengakuan lembaga persekutuan ada di arsip mu? Bulshit, dasar bulshit !! Boha ma baenonmu patupa Hamajuan ditonga ni huria GPKB molo sai pasiding-siding ho sian pintu ni hasadaon. Boha muse ma baenonmu patupahon GPKB emas 100 tahun molo sai manghohom ho pa...

KEADILAN RESTORATIF

Gambar
KEADILAN RESTORATIF SEBAGAI OBAT PEMULIHAN KONFLIK DAN PERPECAHAN GEREJA PUNGUAN KRISTEN BATAK `````````````       Asal m ula konflik dan perpecahan GPKB adalah Mutasi, dan Mutasi di atur dalam Aturan (undang-undang) organisasi, aturan tersebut di sepakati bersama dalam sidang sinode (Rapot Bolon), dan aturan kesepakatan yang di putuskan menjadi aturan peraturan dibuat dengan menjadikan Alkitab sebagai sumber dan rujukan. Sampai disana kita faham bahwa tak ada yang salah dengan struktur aturan atau bingkai hukum di GPKB. Lalu, kita maju selangkah untuk bertanya ; kenapa GPKB berkonflik dan terpecah belah? Begini.. Hukum sekuler atau hukum yg berlaku di Negara kita, baik pidana maupun perdata merupakan hukum yang buruk. Karena didalamnya masih membuka ruang pengaruh politik dalam menjalankan hukum. Bukan aturannya yang buruk tapi penegakannya (pelaksana, penegak) Pun demikian, Yang namanya hukum sekuler sudah mengenal Restoratif of Justice yaitu pendekatan secara tradision...

GPKB DAN REFORMASI HOLISTIK

Gambar
  GPKB DAN REFORMASI HOLISTIK (Ditulis oleh : Kristofel dBm Sianipar) ---------------------------------------------------------------- Gereja Punguan Kristen Batak atau GPKB, adalah salah satu bukti perjuangan sang Reformator Marthin Luther. Tujuan reformasi yang dilakukan ialah untuk merubah praktek-praktek kebergerejaan yang tidak sesuai dengan alkitab. Namun demikian, GPKB yang mengaku menganut ajaran Luther, masih terjebak dalam situasi konflik dan perpecahan. Konflik yang dimaksud penulis bukanlah konflik dalam hal fundamental, doktrin ataupun sistematika. tetapi konflik pemaknaan dan praktek berorganisasi, yang penulis menilai bahwa GPKB sedang di fase LABIL. Sementara Gereja ini akan memasuki usia satu abad (atau 100 tahun). Kenapa penulis memilih kata LABIL ? Ya, Kamus Besar Bahasa Indonesia menjelaskan, arti labil adalah sifat mudah berubah-ubah, atau tidak kokoh. Lantas pertanyaan berikutnya adalah, siapa yang Labil tersebut ? Pendeta, ya pendeta adalah sosok yang penulis...

GPKB (GEREJA POLEMIK KAPAN BERDAMAI)

Gambar
MERAYAKAN ULANG TAHUN GPKB KE 96 DITENGAH PERPECAHAN GEREJA ------------------- Pendeta adalah salah satu profesi yang dianggap mulia, karena menjadi pendeta haruslah memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi, moral yg bagus dan tujuan kehidupannya secara holistik untuk melayani bagi persekutuan. Dan KASIH menjadi penggerak semua itu. Namun di gereja yang satu ini (GPKB) Pendeta menjadi bahan olok-olokan karena mereka telah dengan sengaja dan sadar memecahbelah jemaat GPKB. Membagi diri menjadi dua sinode, dua majelis pusat dan dua kebenaran diatas satu nama gereja. Belasan tahun lamanya, dirgahayu GPKB dirayakan secara dualis. Pendeta seolah tak berkecil hati dengan kebodohan itu. Justru bangga dan merasa diri dan kelompok paling benar, paling saleh, paling alkitabiah, paling pendeta. Padahal jika kita jujur bahwa dasar penerimaan mereka menjadi pendeta GPKB adalah tak sedikit karena sudah tak diterima di gereja asal, gereja lain atau bahkan karena bermasalah dan dipecat di gereja lain....

TULISAN TERBUKA

Gambar
  TULISAN TERBUKA Kepada :   SELURUH PENDETA GPKB SINODE PALEMBANG GPKB SINODE MUARA TAPANULI    Kiranya Sang Kepala Gereja senantiasa memberi Hikmat kepada kita anggota tubuhNya di dunia ini, Amin. Saya awali tulisan ini dengan mengutip Kalimat dari orang bijaksana: "Tidak ada Kasih tanpa pengampunan, dan tidak ada pengampunan tanpa Kasih." Bryant H. McGill Saya tidak akan mengutip ayat Alkitab karena saya tahu bahwa para pendeta GPKB sudah sangat faham dengan teks alkitab yang berisi tentang Kasih dan Pengampunan. Izinkan saya mewakili jemaat GPKB yang rindu akan Keutuhan dan Kedamaian GPKB. Dan tentu saja tulisan ini bukan mewakili jemaat yang senang dengan Perpecahan Gereja yang berkepanjangan. Memasuki Tahun Ketiga dalam periode ini, kita melihat kondisi gereja yang semakin tidak tahu apa kah masih layak disebut sebagai gereja atau tidak. Banyak yang beranggapan bahwa eksistensi kebergerejaan kita didasarkan pada jumlah pengikut ataupun suara torop atau dal...