GPKB (GEREJA POLEMIK KAPAN BERDAMAI)

MERAYAKAN ULANG TAHUN GPKB

KE 96 DITENGAH PERPECAHAN GEREJA

-------------------

Pendeta adalah salah satu profesi yang dianggap mulia, karena menjadi pendeta haruslah memiliki tingkat kecerdasan yang tinggi, moral yg bagus dan tujuan kehidupannya secara holistik untuk melayani bagi persekutuan. Dan KASIH menjadi penggerak semua itu.


Namun di gereja yang satu ini (GPKB) Pendeta menjadi bahan olok-olokan karena mereka telah dengan sengaja dan sadar memecahbelah jemaat GPKB. Membagi diri menjadi dua sinode, dua majelis pusat dan dua kebenaran diatas satu nama gereja.

Belasan tahun lamanya, dirgahayu GPKB dirayakan secara dualis. Pendeta seolah tak berkecil hati dengan kebodohan itu. Justru bangga dan merasa diri dan kelompok paling benar, paling saleh, paling alkitabiah, paling pendeta. Padahal jika kita jujur bahwa dasar penerimaan mereka menjadi pendeta GPKB adalah tak sedikit karena sudah tak diterima di gereja asal, gereja lain atau bahkan karena bermasalah dan dipecat di gereja lain.

Awalnya saya menaruh optimisme pada  pendeta generasi baru yang dalam mainset saya bahwa mereka akan menjadi garda utama menjembatani para pendeta-pendeta lama yang bertikai. Namun, pewarisan konflik nampaknya berhasil dan kental di GPKB. SK pendeta menjadi alat untuk menggertak siapa saja yang mencoba kritis terhadap kebijakannya.

Takut tidak menjadi pendeta adalah satu alasan bagi mereka menjadi penjilat pimpinan seperti anjing yang gemar menjilat apa yang telah dimuntahkan oleh mulutnya sekalipun.

Selamat ulang tahun GPKB yang ke 96. Umur gereja ini sudah mendekati 1 abad namun tak sedikit pendeta nya masih seperti anak-anak. Tak terima dipecat, buat sinode sendiri. Tak terima diganti jabatan, buat somasi dan pecat balik mereka yang pernah memecat.

Anak ingusan memang begitu, takut dialog dan debat argumen tapi dibelakang justru bermanuver agar jemaat seolah percaya dengan tahbisan palsunya.

Selamat ultah GPKB yang ke 96, semoga jemaat GPKB dari semua kelompok menjadi jemaat yang cerdas. Jangan terlalu percaya dengan pendeta GPKB yang tampilannya seolah meyakinkan. Jubah hitam memang sama-sama menutupi badan, kain putih sangkut di leher dan suara yang seolah orang pilihan tapi kini telah menjadi sandiwara. Ujung-ujungnya hanyalah uang persembahan dengan alibi kesejahteraan pendeta.

Mungkin hari ini, tulisan menjengkelkan ini akan diabaikan dan akan dianggap menciderai nama baik pendeta. Tapi yakinlah perpecahan dan dualisme ditubuh GPKB justru adalah wujud nyata kebodohan, pembodohan dan melukai nama baik pendeta itu sendiri.

Selamat ultah GPKB yang ke 96, semoga generasi baru berikutnya yang mencoba menggunakan kesempatan menjadi pendeta bisa memberikan kontribusi bagi tujuan kebergerejaan yakni menghadirkan Kedamaian dengan cara damai.

Jika kehadiranmu dan legal standing mu hanya mengangguk seperti kerbau dan atau hanya mewarisi konflik yang sudah ada maka sampai kapan pun, saya akan menjadi bagian kontra dari tahbisan akal-akalan yang anda terima.

Sejarah sudah mencatat siapa-siapa yang dengan sengaja berkata : tapaima ma jo saperiode dang mardame, molo dang boe dame dope tapaima tuperiode selanjutna. Ada juga yang berkata : tapasahat ma huriatta on tu Debata asa dipadame hita.

Hei para pendeta gadungan, Tuhan memberi manusia hikmat agar mengerjakan kebaikan. Kedamaian ditempuh bila manusia mengerjakannya bukan pendeta bermental menunggu mukjizat.

Tapi sudahlah, memang begitu sih tipikal pendeta GPKB. Disenggol dikit langsung sok alkitabiah, padahal dia adalah perusak dan pewaris perpecahan GPKB.

Selamat ultah GPKB, semoga jemaat jangan tertular kebodohan pendeta. Cukuplah pendeta yang bermuka dua. Disiang hari pura-pura pendeta tapi dimalam hari bajingan yang akan membunuh bagi sesama pendeta.

Saya menunggu nota keberatan dari pendeta GPKB yang merasa dirinya benar dan tidak ada hubungan dengan konflik.

Kesimpulan : Tanpa Kasih, GPKB hanyalah perusahaan uang persembahan. Tapi sebaliknya GPKB dengan kasih akan mengakhiri perpecahan, dualisme dan pembodohan.

Selamat Ulang Tahun GPKB semoga pendetanya lekas sembuh !!


SEKIAN

Ks.dBm_sianipar




Komentar

Postingan populer dari blog ini

TULISAN TERBUKA 10 JULI

SIKAP KITA TERHADAP PERPECAHAN GPKB JILID I HINGGA JILID II

KETIKA ADVENT – NATAL HANYA SEKEDAR LATAH LATAHAN DI GPKB